Masalah-Masalah yang Dihadapi Bangsa Indonesia

1. Pengaruh Pergaulan Bebas Terhadap Tindakan Aborsi yang Dilakukan oleh Remaja

Pergaulan  bebas yang tanpa batas dapat memicu terjadinya aborsi. Aborsi timbul dari ketidaksiapan wanita untuk menjadi seorang ibu. Aborsi bukanlah solusi yang tepat karena memiliki resiko yang besar seperti kematian pada remaja yang melakukan aborsi. Aborsi juga diharamkan dalam agama dan tidak sesuai dengan nilai- nilai pancasila, terutama sila pertama dan sila ke-2. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dari orang tua terhadap anaknya masing-masing agar tidak sampai terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

2. Trafficking

Trafficking merupakan tindakan yang sangat tidak manusiawi. Memperjualbelikan manusia sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-2. Korban trafficking biasanya adalah anak-anak, gadis belia, wanita dewasa, dan pria yang diperdagangkan untuk eksploitasi seks dan kerja paksa. Trafficking timbul akibat dari kemiskinan, rendahnya pendidikan, pergeseran nilai konstruksi sosial budaya masyarakat. Oleh karena itu, adanya perlindungan HAM, memperluas lapangan kerja, syarat minimal pendidikan sembilan tahun dan penangganan yang optimal untuk mengoptimalkan penyelesaian dalam permasalahan yang dialami oleh para korban trafficking serta menutup peluang bagi para trafficker untuk melakukan kegiatan trafficking kembali.

3. Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Kekerasan dalam rumah tangga menyerang keluarga yang tidak harmonis. Hal itu timbul dari adanya konflik, ketegangan, kekecewaan dan ketidakpuasan terhadap keadaan (fisik, mental, emosi dan sosial) seluruh anggota keluarga. Oleh karena itu, perlunya keimanan yang kuat dan akhlaq yang baik, tercipta kerukunan dan kedamaian di dalam sebuah keluarga, dan adanya komunikasi yang baik antara suami dan istri adalah solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah kekerasan dalam rumah tangga tersebut.

4. Pornografi

Pornografi adalah segala sesuatu gambar dan visualisasi yang diarahkan untuk merangsang nafsu seksual. Pornografi membawa dampak yang sangat buruk bagi kehidupan manusia.

5. Pancasila dan Kapitalisme

Pancasila yang kelahirannya diperingati tiap tahun, kini semangatnya meredup. Sebenarnya dengan ideologi tersebut diharapkan dapat menjadi penyangga dalam mengurangi berbagai goncangan sosial yang ditimbulkan gelombang kapitalisme global. Perlu aktualisasi nilai-nilai Pancasila secara konsekuen untuk memperkokoh jati diri bangsa Indonesia. Sebagai bangsa berdaulat, Pancasila merupakan kristalisasi dari konsep Ketuhanan Yang Maha Esa, sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi.apabila gempuran secara eksternal dan internal dibiarkan terus berjalan maka eksistensi Pancasila dan NKRI benar-benar dalam ancaman serius. Oleh karena itu, mesti ada upaya-upaya yang proaktif untuk melawan proses delegitimasi terhadap Pancasila dan NKRI itu sendiri.

6. Korupsi Pasca Otonomi Daerah

Korupsi merupakan akibat dari terbuka lebarnya peluang, tingginya biaya politik yang dikeluarkan kepala daerah, lemahnya hukum/kurang tegasnya hukuman di negara kita, kurangnya transparansi pemerintah dalam mengambil keputusan, gaji pegawai pemerintah yang sangat kecil. Dampak korupsi merusak mental aparat/masyarakat, menurunkan/menghilangkan kepercayaan, citra dan martabat, ekonomi biaya tinggi, investasi rendah, laporan kerja/usaha rendah, kesenjangan sosial,  kekuasaan dan kewenangan berkuasa melalui uang.

7. Neoliberalisme Meludahi Pancasila, Mendepak EKonomi Kerakyatan di Kandang Sendiri

Dari awal kelahirannya, ekonomi kerakyatan telah disubversi oleh bangsa kolonial. Kemudian dalam perkembangannya posisi ekonomi kerakyatan sedikit demi sedikit mampu digeser oleh neoliberalisme dan diperparah dengan adanya globalisasi. Oleh karena itu, demi terciptanya ekonomi kerakyatan agar kembali menjadi raja dalam negaranya sendiri dengan memilih calon pemimpin yang secara jelas dan tegas mengungkapkan komitmennya untuk melaksanakan ekonomi kerakyatan dalam lima tahun mendatang. Selain itu, dengan jalan membangkitkan kembali pasal 33 UUD 1945 yaitu dengan membangun badan usaha berwujud koperasi sebagai implementasi riil ekonomi kerakyatan. Membangkitkan rasa nasionalisme dengan jalan mencintai produk dalam negeri guna meminimalkan akibat negatif dari globalisasi. Langkah selanjutnya memberlakukan reformasi tanah.

8. Konflik Horizontal

Konflik horizontal yang ada di Indonesia sering disebabkan dan bernuanasa SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan). Hal itu disebabkan oleh kondisi masyarakat Indonesia yang heterogen dan pluralis yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras dan golongan. Dampak biasanya terjadi adalah perpecahan antar masyarakat yang berselisih. Dalam hal ini terbentuk beberapa kubu yang saling bertikai demi mempertahankan faham yang mereka anggap benar. Dampak lain yaitu dapat memicu jatuhnya korban jiwa jika konflik horizontal itu sampai pada benturan fisik antara masyarakat yang saling bertikai. Selain jatuhnya korban jiwa juga hancurnya berbagai macam fasilitas masyarakat beserta harta bendanya.

9. Kontrak-Kontrak Asing yang Sangat Merugikan Bangsa Indonesia

Kontrak-kontrak asing yang telah disetujui Indonesia dahulu perlu ditinjau ulang. Hal ini disebabkan kerugian yang dialami Indonesia akibat kontrak-kontrak asing tersebut sangat besar. Sejumlah kerugian itu antara lain persentase bagi hasil, kemudahan fasilitas yang diterima pihak asing, dan dampak kerusakan lingkungan. Untuk kontrak kerja sama migas, rata-rata bagi hasilnya 20 sampai 80 persen, juga pada kerja sama pertambangan lainnya. Untuk itu, perlu dilakukan perancangan ulang Undang-Undang tentang penanaman modal asing agar tidak terjadi lagi pembodohan rakyat Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s