Hakikat Sistem Pengendalian Manajemen

KONSEP-KONSEP DASAR

Pengendalian

Suatu organisasi juga harus dikendalikan, yaitu harus ada perangkat-perangkat untuk memastikan bahwa tujuan strategis organisasi dapat tercapai.

Elemen-elemen Sistem Pengendalian

  1. Detector (pelacak) atau sensor

Suatu perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan.

  1. Assessor (penilai)

Suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa actual dengan cara membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi.

  1. Effector

Suatu perangkat yang mengubah perilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan hal tersebut.

  1. Jaringan komunikasi

Perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assessor dan antara assessor dan effector.

Thermostat

Komponen thermostat meliputi :

  1. Termometer (detector)

Mengukur suhu ruangan.

  1. Assessor

Membandingkan suhu ruangan dengan standar yang diterima mengenai suhu yang seharusnya.

  1. Effector

Mendorong pemanas untuk memancarkan panas (jika suhu aktual lebih rendah dari suhu standar) atau mengaktifkan pendingin (jika suhu aktual lebih tinggi dari suhu standar) dan juga yang mematikan alat-alat ini ketika suhu ruangan telah sesuai dengan suhu standar.

  1. Jaringan komunikasi

Meneruskan informasi dari termometer ke assessor dan dari assessor ke elemen pemanas atau pendingin.

 

 

Manajemen

Organisasi merupakan sekelompok orang yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dipimpin oleh satu hierarki manajer, dengan chief executive officer (CEO) pada posisi puncak, dan para manajer unit bisnis, departemen, fungsi, dan subunit lainnya yang berada di bawah CEO dalam bagan organisasi. Proses pengendalian manajemen adalah proses dimana manajer pada seluruh tingkatan memastikan bahwa orang-orang yang mereka awasi mengimplementasikan strategi yang dimaksudkan.

Perbandingan dengan Proses Pengendalian yang Lebih Sederhana

  1. Tidak seperti pada thermostat atau sistem suhu tubuh, standarnya tidak tampak. Namun, standar tersebut merupakan proses perencanaan yang sadar. Dalam proses ini, manajemen memutuskan apa yang seharusnya dilakukan oleh organisasi, dan sebagian dari proses pengendalian adalah perbandingan antara pencapaian aktual dari rencana-rencana ini.
  2. Seperti mengendalikan mobil (tetapi tidak seperti pengaturan suhu tubuh atau ruangan), pengendalian manajemen tidaklah bersifat otomatis.
  3. Tidak seperti pengendalian sebuah mobil yang merupakan suatu fungsi yang dilakukan oleh seorang individu, pengendalian manajemen memerlukan koordinasi antarindividu.
  4. Kaitan antara diterimanya kebutuhan akan tindakan dan ditetapkannya tindakan yang diperlukan untuk memperoleh hasil yang diinginkan mungkin tidak jelas.
  5. Sebagian besar pengendalian manajemen merupakan pengendalian diri sendiri.

Sistem

Sistem merupakan suatu cara tertentu dan biasanya bersifat repetitif (pengulangan) untuk melakukan suatu atau sekelompok aktivitas.

BATAS-BATAS PENGENDALIAN MANAJEMEN

Pengendalian Manajemen

Pengendalian manajemen merupakan sebuah proses dengan mana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Beberapa aspek dari proses ini dijelaskan sebagai berikut :

Kegiatan Pengendalian Manajemen

  1. Merencanakan (planning) apa yang seharusnya dilakukan oleh suatu organisasi.
  2. Mengoordinasikan (coordinating) aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi.
  3. Mengomunikasikan (informing) informasi.
  4. Mengevaluasi (evaluating) informasi.
  5. Memutuskan (deciding) tindakan apa yang seharusnya diambil jika ada.
  6. Mempengaruhi (influencing)orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.

Keselarasan Tujuan

Keselaran tujuan (goal congruence) berarti sejauh hal tersebut dimungkinkan, tujuan seorang anggota organisasi seharusnya konsisten dengan tujuan organisasi itu sendiri. Dengan demikian, sistem pengendalian manajemen seharusnya dirancang dan dioperasikan dengan prinsip keselarasan tujuan dalam pikiran setiap pribadi.

Perangkat Penerapan Strategi

Sistem pengendalian manajemen membantu para manajer untuk menjalankan organisasi kea rah tujuan strategisnya. Dengan demikian, pengendalian manajemen terutama focus pada pelaksanaan strategi. Pengendalian manajemen merupakan satu-satunya perangkat manajer yang digunakan dalam mengimplementasikan strategi yang diinginkan. Strategi juga diimplementasikan melalui struktur organisasi, manajemen sumber daya manusia (SDM), dan budayanya.

Tekanan Finansial dan Nonfinansial

Sistem pengendalian manajemen meliputi ukuran kinerja finansial dan nonfinansial. Ukuran kinerja finansial fokus pada “hasil-hasil” moneter – laba bersih, pengembalian atas modal, dan sebagainya. Namun, sebenarnya seluruh subunit organisasi memiliki ukuran kinerja nonfinansial – mutu produk, pangsa pasar, kepuasan pelanggan, pengantaran tepat waktu, dan semangat kerja karyawan.

Bantuan dalam Mengembangkan Strategi Baru

Peranan utama pengendalian manajemen adalah untuk memastikan pelaksanaan strategi yang telah dipilih.

Perumusan Strategi

Perumusan strategi merupakan proses memutuskan tujuan organisasi dan strategi untuk mencapai tujuan-tujuan ini.

Perbedaan antara Perumusan Strategi dan Pengendalian Manajemen

Perumusan strategi adalah proses pengambilan keputusan strategi baru sedangkan pengendalian manajemen adalah proses (pelaksanaan) strategi tersebut.

Pengendalian Tugas

Pengendalian tugas adalah proses untuk memastikan bahwa tugas-tugas yang spesifik dilaksanakan secara efektif dan efisien.

 

Perbedaan antara Pengendalian Tugas dengan Pengendalian Manajemen

Pengendalian Tugas

Pengendalian Manajemen

Umumnya bersifat ilmiah. Tidak dapat disederhanakan menjadi suatu ilmu.
Seorang manajer dengan seorang nonmanajer. Para manajer berinteraksi dengan manajer lainnya.
Fokusnya terletak pada tugas spesifik yang dilakukan oleh unit-unit organisasional ini. Fokusnya terletak pada unit organisasional.

 

Dampak Internet terhadap Pengendalian Manajemen

  1. Akses mudah dan cepat.
  2. Komunikasi multi-target.
  3. Komunikasi berbiaya rendah.
  4. Menampilkan citra tertentu.
  5. Pergeseran kekuatan dan kendali kepada individu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s