Gaya Hidup Sehat, Tekan Risiko Gagal Jantung

KOMPAS.com – Kebanyakan penyakit yang diderita tidak terlepas dari kebiasaan dan gaya hidup yang buruk. Sama halnya dengan penyakit gagal jantung, yang dalam istilah medisnya disebut dengan “Heart Failure atau Cardiac Failure”, merupakan suatu keadaan darurat medis dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung setiap menitnya tidak mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh.

Riset terbaru menunjukkan, penerapan gaya hidup sehat – termasuk tidak merokok, rutin berolahraga, banyak mengonsumsi sayuran, dan menjaga berat badan tetap ideal bisa menangkal banyak kasus gagal jantung.

Temuan tersebut berdasarkan hasil pengamatan selama 14 tahun kepada lebih dari 18.000 pria dan hampir 20.000 wanita di Finlandia berusia 25-74 tahun. Dan diketahui bahwa sebanyak 638 laki-laki dan 445 perempuan mengalami gagal jantung. Sebelumnya, peneliti juga telah memperhitungkan faktor risiko dari gagal jantung seperti diabetes, hipertensi dan riwayat sakit jantung.

Hasil penelitian menemukan, pria yang merokok memiliki risiko 86 persen lebih besar untuk mengalami gagal jantung dibanding mereka yang bukan perokok. Sedangkan untuk perempuan, terjadi lonjakan risiko sebesar 109 persen.

Pada pria dengan berat badan berlebih, meraka memiliki 15 persen peningkatan risiko gagal jantung. Sementara untuk wanita, risiko mengalami gagal jantung meningkat sebanyak 21 persen. Sedangkan pada pria dengan obesitas, risiko naik menjadi 75 persen dan 106 persen untuk wanita obesitas.

Di sisi lain, risiko mengalami gagal jantung mengalami penurunan sebesar 21 persen pada pria yang berolahraga secara moderat dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukan aktivitas fisik ringan. Pada wanita, olahraga moderat dikaitkan dengan penurunan risiko gagal jantung sebesar 13 persen.

Sementara itu, melakukan aktivitas fisik pada tingkat yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko gagal jantung sebesar 33 persen pada pria dan 36 persen pada wanita.

Peneliti mengatakan, makan sayuran 3-6 kali per minggu juga dikaitkan dengan penurunan gagal jantung sebesar 26 persen pada pria dan 27 persen pada wanita dibandingkan dengan mereka yang jarang makan sayur.

“Setiap langkah yang Anda ambil untuk tetap sehat, dapat mengurangi risiko gagal jantung,” kata penulis utama studi tersebut, Dr Gang Hu, direktur Laboratorium Epidemiologi Penyakit Kronis diPennington Biomedical Research Center, Baton Rouge, dalam rilis berita American Heart Association.

“Secara hipotesis, sekitar setengah dari kasus gagal jantung baru terjadi pada populasi ini dan dapat dicegah jika semua orang yang terlibat menerapakn setidaknya tiga perilaku gaya hidup sehat,” tambahnya

Menurut Gang Hu, kebiasaan hidup sehat memiliki efek kumulatif, yang berarti bahwa semakin sering orang menjalankannya, maka semakin besar penurunan risiko untuk gagal jantung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s